• MASTER AGENT BETTING TERPERCAYA

  • Wed, 20 Sep 2017 12:51 pm

REGISTRATION

BANK

KLUB LSI BERSATU TOLAK BERMAIN DI BAWAH TIM SUPERVISI

lsp
Setelah pembekuan PSSI, Menpora Imam Nahrawi mempunyai skenario kompetisi LSI QNB 2015 tetap berjalan di bawah tim supervici Kemenpora.

Skenario lain, PT Liga Indonesia berpeluang masih memegang kompetisi. Tapi, tentunya PT LI tak bertanggung jawab pada PSSI, melainkan kepada Menpora. Sekenario tersebut ternyata ditolak mentah-mentah oleh klub peserta.

Bagi 18 klub, termasuk Persebaya dan Arema yang tak diakui Menpora sebagai peserta kompetisi, bila LSI berjalan di bawah naungan Kemenpora merupakan sebuah pelanggaran statuta. Hal tersebut dianggap keberhasilan pemerintah mengobok-obok PSSI.

“Jelas tidak boleh. Lucu sekali jika Menpora mau menangani kompetisi. Hal itu sama saja kami diintervensi,” ucap Aidil Firi, General Manager Pusamania Borneo FC.

“Bila itu terjadi, Indonesia akan dihukum FIFA. Hancur semua,” ujar Gede Widiade, CEO PT Mitra Muda Inti Berlian yang menaungi Persebaya.

Bagi Aidil, tidak seharusnya KOI atau KONI yang bakal ditunjuk sebagai supervisi bertanggung jawab pada LSI. Sebab, tugas dua badan itu adalah pembinaan.

“Ada maksud apa jika KOI mau mengambil kompetisi? Seharusnya mereka membina atlet-atlet muda,” katanya.

CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, belum bisa bersikap terkait kemungkinan tersebut. Ia tak bisa mengandai-andai jika PT LI tetap menjadi operator liga tetapi di bawah payung Kemenpora.

“PT LI merupakan perusahaan yang dimiliki oleh klub. Segala program dan rencana bisnis sudah diputupkan dalam RUPS pada Januari. Program sudah disetujui di forum RUPS. Jadi, jika ada hal lain lagi tak bisa kami eksekusi. Tugas yang dilimpahkan PSSI adalah mengelola LSI dan Divisi Utama,” tutur Joko.

Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, mengatakan yang berhak berbicara soal itu adalah Hub dan PSSI.

“PT LI tidak dalam kapasitas menjawab. Hal itu harus dijawab oleh klub dan PSSI. PT LI sama sekali tidak menanggapi karena kasusnya bukan di operator kompetisi,” ucapnya.

PT LI juga memastikan menyetop semua agenda yang sempat berjalan. Menurut Jokdri, adalah langkah tepat berhenti sejenak sambii menanti perkembangan terkini dari PSSI vs Menpora.

“Kami tahu ada situsasi yang tidak pasti. Jadi, ketidakpastian itu harus menjadi pasti. Tapi, kini kepastian itu belum bisa didapatkan. PT LI belum bisa berencana melanjutan kompetisi karena status belum pasti itu,” ujar Jokdri.

 

© 2013 WINENLOSE.COM ALL RIGHTS RESERVED, AGEN JUDI CASINO ONLINE TERPERCAYA - MASTER AGENT BETTING ONLINE

Customer Service Kami akan segera memproses permintaan Anda Selambat-lambatnya dalam waktu 10 menit

Bila dalam 10 menit Anda belum menerima id produk dan password dari kami, silakan hubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut

TERIMA KASIH

Customer Service Kami akan segera memproses permintaan Anda Selambat-lambatnya dalam waktu 10 menit

Bila dalam 10 menit Anda belum menerima id produk dan password dari kami, silakan hubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut
X